Langkah Awal dalam Gerbang Literasi
"Perjuangan yang gigih memang tidak akan menghianati hasil." Mungkin, ini yang aku alami selama dua bulan berpikir, memutar otak, membumbui serta meracik kata demi kata untuk menjadi kalimat dan paragraf yang indah dan mudah dicerna oleh banyak pasang mata yang membaca. Menyempatkan waktu disela kesibukan yang sangat luar biasa untuk tetap bisa konsisten menulis setiap hari dan tepat waktu.
Bagaikan mimpi, tapi ini adalah nyata. Menjadi yang terpilih sebagai peserta terfavorite. Sujud syukur bisa berada di tengah orang-orang hebat, banyak pelajaran serta ilmu yang didapat dengan percuma, tanpa biaya satu peser pun. Ya, aku sangat bersyukur menjadi bagian dari ODOP Batch 7. Langkah makin mantap untuk mematangkan diri di dunia kepenulisan, belajar dan terus belajar untuk memantaskan diri menjadi sesuatu yang bisa menginspirasi banyak orang.
Dua bulan berjuang dalam tantangan open requitment one day one post , kelulusan pun sudah diraih. Namun, bukan berarti perjalanan sudah berakhir. Justru ini adalah awal dalam sebuah perjuangan yang sesungguhnya. Awal dalam melangkah ke gerbang literasi yang sebenarnya. Seperti apa yang sudah menjadi ketetapan bahwa aku harus memilih salah satu kelas yaitu fiksi or non-fiksi. Kelas dimana aku akan kembali digembleng dengan ilmu yang makin matang.
Sempat berdiskusi kecil tadi di grup Konstantinopel, rumah yang selama dua bulan lebih aku singgahi dan akan dibongkar pada tanggal 13 November nanti, bertanya dengan mereka yang tergabung di sana. Sharing dan minta pendapat; mau masuk kelas mana, dan ternyata banyak yang lebih memilih non-fiksi. Sebenarnya, kalau boleh memilih maka aku lebih memilih untuk mengikuti kelas dua-duanya yaitu fiksi dan non-fiksi. Tapi, berhubung diwajibkan memilih satu saja maka aku mantapkan pada pilihan kelas fiksi.
Seperti sebelum-sebelumnya bahwa aku lebih mantap dengan menulis fiksi. Berimajinasi dan menggabungkannya dengan kejadian nyata yang entah aku alami sendiri atau teman yang mengalaminya. Sebab menurutku, apa yang kita tulis dari hati maka akan sampai pula ke hati.
Bismillah mantapkan hati dan pikiran untuk terus bisa konsisten dengan pilihan. Semoga awal yang baik untuk mematangkan diri di dunia literasi. Terima kasih tak terkira untuk semuanya, komunitas one day one post yang telah banyak sekali memberi ilmu. Terima kasih kepada para pijeh dan pemateri yang dengan semangat serta keteladanannya membimbing peserta semuanya.
Taichung, 10 November 2019



Komentar
Posting Komentar
Terima kasih sudah membaca karya recehan saya, apalagi jika mau meninggalkan jejak sebagai krisan atas karya saya yang masih recehan ini.