Untukmu Calon Imam

Untukmu Calon Imam
Oleh: Riana


Maafkan aku!
Yang dulu selalu mengabaikanmu
Tak pernah pedulikan sapaan darimu
Membiarkanmu terluka dengan sikap acuhku

Kini...
Rasaku tak lagi sama
Bahkan, telah hadir satu asa
Mengharap tulus dalam doa yang selalu terbisik 

Tahukah kamu?
Kesakitan tak lagi kunikmati
Tangisan itu tiada lagi 
Hanya rindu yang terus menjejak saat ini

Namun, biarkanlah...
Kunikmati rindu yang terus bermain di pelupuk mata
Dengan rasa yang terus menyesakkan dada

Kusebut namamu di setiap sujud, kala berbisik pada bumi
Di atas sajadah yang terbentang panjang
Izinkan aku memantaskan diri
Menjadi separuh dari napas dan hidupmu
Menjadi bidadari dalam hatimu

Bahagia ketika melukis satu mimpi
Dalam naung keridhoan Illahi Robbi
Hingga nanti napas terhenti
Bersama surga akan kita miliki

Kini, biarkan lara terus merobek sudut hati
Kala rindu menjelma memenuhi ruang hati
Kadang netra pun mencipta hujan, membasah air di pipi
Hingga kelak temu menjawab segala keresahan hati


Taichung, 23 Oktober 2019

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca karya recehan saya, apalagi jika mau meninggalkan jejak sebagai krisan atas karya saya yang masih recehan ini.

Postingan Populer