Resep Rendang Jengkol ala Ibuk'e Dek Wulan
Weekend biasanya rumah selalu ramai. Saudara-mara pasti datang sekedar untuk ngobrol ngalor-ngidul atau sekedar melihat Wulan, anakku. Seperti biasa, aku lebih suka beraktivitas di dapur. Eksekusi berbagai menu untuk makan siang keluarga atau cemilan untuk anak-anak. Ya, mungkin inilah salah satu alasan mereka betah ketika bertamu ke rumahku. Hihihi…
Sejak duduk di bangku sekolah dasar memang aku sudah diajari kegiatan-kegiatan di dapur. Pertama waktu aku masih duduk di kelas 3 sekolah dasar, aku sudah diajari menanak nasi. Dengan bersusah payah kala itu karena memang belum secanggih sekarang. Memasak pun masih menggunakan tungku pawon yang mengharuskan kita bekerja lebih ekstra lagi agar nasi matang dengan sempurna.
Kebetulan saudara dan teman-teman yang sudah pernah menikmati menu masakanku mereka selalu ketagihan. Dan menu favorit yang selalu aku sajikan adalah rendang jengkol.
Baiklah, kali ini aku akan menuliskan tentang resep andalanku untuk membuat rendang jengkol yang lezat dan nikmat.
Bahan:
Jengkol 1/2 kilo gram ( direndam dengan air selama 1 malam dengan kapur )
Santan kental 1/2 liter ( dari 1/2 butir kelapa )
Daun salam 2 lembar
Jahe 1 ruas jari ( dimemarkan )
Serai 1 batang ( dimemarkan )
Air 1/4 liter
Garam , gula dan penyedap rasa secukupnya
Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
Bawang merah 10 siung
Bawang putih 6 siung
Cabai merah 5 buah ( dibuang bijinya )
Cabai rawit 5 buah ( bila suka pedas)
Kemiri 4 buah ( disangrai )
Kunyit 1 ruas jari ( dibakar )
Pelengkap:
Bawang goreng ( digunakan sebagai taburan )
Cara Membuat:
Pertama-tama jengkol yang sudah direndam semalaman direbus dengan daun salam secukupnya dan 2 ruas serai ( fungsi daun salam dan serai untuk menyamarkan bau) sampai 1/2 matang atau empuk , angkat lalu tiriskan.
Kemudian memarkan jengkol satu persatu sampai agak pipih atau gepeng tapi hati-hati jangan sampai hancur. ( hal ini dilakukan agar bumbu dapat meresap ke dalam jengkol )
Selanjutnya panaskan minyak goreng jengkol yang telah dipipihkan atau digepengkan lalu tumis bumbu halus beserta daun salam , jahe dan serai sampai wangi dan matang.
Masih terus menumis lalu masukkan jengkol sambil terus diaduk ,masukkan air dan masak kembali sampai jengkol benar-benar empuk.
Masukan santan kelapa yang sudah disiapkan tadi dengan perlahan dan sedikit demi sedikit , lalu aduk-aduk terus agar santan tidak pecah.
Terakhir tambahkan garam , gula pasir dan penyedap rasa aduk sesekali dengan perlahan , lalu masak sampai bumbu meresap dan mengental sedap.
Angkat rendang jengkol dan hidangkan dengan taburan bawang goreng di atasnya.
Taraaaa….
Rendang jengkol ala ibuk'e Dek Wulan sudah siap untuk di santap. Jengkol memang khas dengan baunya yang sangat menyengat, akan tetapi jengkol ternyata mampu membunuh sel kanker yang ada di dalam tubuh kita.
Semoga resepnya bermanfaat!
Taichung, 19 Oktober 2019



Auto screenshoot mak, kapan2 tak eksekusi πππ
BalasHapusNdang Mak, jengkol di Indo lagi murahπ
Hapus