Untuk Down Syndrome Anakku
Aku tahu, tidak sedikit orang yang menghina fisikmu
Stigma idiot. Ya, mereka selalu berkata seperti itu tentangmu
Ketika mereka bergunjing tentang perkembangan, bahkan membanding-bandingkan pertumbuhanmu dengan anak-anak normal lainnya. Apakah ibu marah?
Jawabannya: Ibu tidak pernah marah, dan tidak pernah malu dengan stigma idiot yang menjadi ciri khasmu.
Aku tidak menuntut kesempurnaan darimu, tidak!
Aku hanya ingin kamu kuat dalam melawan penyakit yang menjadi bawaan lahirmu
Aku hanya ingin kamu bisa tumbuh dewasa menjadi wanita yang shaleha, wanita yang terhormat, menjadi manusia yang selalu memanusiakan manusia
Jadilah pribadi yang mandiri, Anakku!
Jadilah engkau kunci surga bahkan menjadi surga yang sebenar-benarnya untuk ibu, kakak-kakakmu juga mama dan bapak yang selama ini telah merawatmu dengan ketelatenan serta tumpah ruah welas asih mereka.
Nak…
Tidak ada yang sempurna di dunia ini, melainkan Allah Sang Pemilik Raga
Namun bagiku, kamu adalah kesempurnaan yang Allah karuniakan untukku
Meski tertatih, meski harus jatuh bangun dan tersungkur. Aku rela demi bahagiamu, aku ikhlas demi sehatmu
Sebab, tidak ada kebahagiaan lain bagiku selain melihat senyum indah yang terlukis nyata di sudut bibir mungilmu
Satu yang selalu membuat perundunganku adalah ketika aku melihat ada air yang jatuh dari sudut netramu, rengekan itu seakan telah mencabik-cabik sukmaku.
Nak…
Raga memang berjauhan, namun bukan berarti rasa dan asaku terhadapmu pun jauh. Tidak!
Rasaku tumbuh, mengalir bersama aliran darah di tubuh mungilmu
Asaku ada di setiap hembus napas, juga di setiap degup jantungmu
Jarak dan waktu yang dengan kejamnya telah merenggut kebersamaan kita, bukan berarti do'aku pun pupus. Tidak!
Sebab, segala do'a selalu kuucap di setiap denyut nadi ini hingga kelak aku tak ada kehidupan lagi di dunia.
Down Syndrom. Ya, mungkin bagi mereka adalah suatu momok yang menyeramkan dan menjijikan. Mereka yang hanya bisa mencerna sesuatu dengan mulut tanpa bisa mencernanya dengan akal waras dan mata hati yang sesungguhnya
Mereka yang hanya bisa bergunjing tentangmu, seakan menganggapmu adalah sebuah kutukan. Mereka yang hanya bisa menghina tanpa bisa merangkul serta memberi kita kesempatan dan semangat, dan aku tidak peduli dengan mereka. Tidak!
Pada bumi aku berbisik, berharap langit akan mendengar semua keluh kesah dan kemudian langit pun menangis, tanda ia telah menyampaikan semua bisikku pada Allah. Ijinkan aku berharap untuk menjadi tua dengan belai tanganmu, sebab dengan tangan itu caramu menengadah do'a pada Allah
Ijinkan mata ini menatap indah matamu, sebab mata itu yang kelak akan membacakan apa yang telah aku tulis setelah mata ini tak mampu lagi membaca, matamu jua yang kelak akan menatap indah dunia dan akan menceritakannya padaku.
Kini…
Biarkan aku terus mengeja setiap aksara yang menjadi kerinduan. Karena bagiku, kamu adalah aksara yang akan terus kueja dan akan kurangkai menjadi kalimat yang indah. Akan kujadikan satu berkas yang takkan pernah terhapus dari kamus kehidupan ini, hingga temu menyudahi semua kerinduan dan mencukupkan segala derita yang mendera batin ini, hingga kelak kita pun sampai pada titik yang telah Allah tentukan untuk menjadi tujuan sebenarnya yaitu kematian.
And now plese! Don't insult the physical down Syndrome. They are little angels sent by God, theye are great, they are special. Down Syndrome is God's choice. Don't waste it because it's key to God's heaven!
Down Syndrome is my real paradise.
Taichung, 17 September 2019



Semangat mbaaa *peluk virtual
BalasHapus๐๐๐
HapusAllah punya rencana indah dibalik itu. Semangat
BalasHapusAamiin ya Allah, terima kasih Mbak
HapusLagi, surat untuk anak ini mencuri bulir air mataku, tak sanggup menahan haru. Terlebih, aku punya keponakan yang sebetulnya bukan down syndrom. Tapi, memiliki keterbatasan fisik tidak seperti yang lainnya, hatiku menjerit ketika anak seusianya (6tahunan) menertawakan atau mempermainkan dia, oh sesak di dada.
BalasHapusNamun kurasa semua memang sudah jadi suratan takdir-Nya. Dia lebih tahu apa yang seharusnya terjadi, selalu ada hikmah yang berceceran yang bisa kita pungut dan kita jadikan pelajaran. Terimakasih Mbak sudah menjadi sosok yang tabah, tegar dan bersemangat.
Harus tetap bersyukur dalam keadaan apapun๐
HapusNo comment ๐๐
BalasHapus๐ข
HapusSemangat mak, Insyaa Allah dia dikirimkan sebagai jalan ke surga๐
BalasHapusAamiin ya Allah, terima kasih Mbak
HapusInsya Allah menjadi anak surga. Dan insya Allah mnjadi bekal menuju surga utk ibu dan bapak Aamiin
BalasHapusAamiin ya Allah, terima kasih mbak Dew
HapusDedeknya cantik, matanya cipit2 ga mirip ah kayak mominya jangan2 mirip ayahny hiii, sehat terus dedek sholihah momi riana juga semangat terus Allah selangkah selalu terdepan memberikan pahala bagi siapapun yg berjuang juga yg zalim pda orang lain selalu berpikir positif. Bismillah saling mengingatkan
BalasHapusIya kaya ayahe, sipit๐ emaknya mah mata lebar๐
HapusAku malah pernah membaca kalau gak salah di instagramnya bunda ilona kalau anak istimewa seperti dedek ini benar-benar istimewa. Maksudnya, dia kelak di surga akan memanggil manggil orangtuanya untuk menemaninya di surga..kecup sayang dari jauh mba ����
BalasHapusAku pernah dengar di salah satu kajian Islam, bahwa ABK itu memang benar2 yang akan menggandeng tangan orang tuanya, keluarganya untuk ke Surga, dan semoga saja. Aamiin, terima kasih Mbak
HapusAllah selalu punya rencana terindah di balik setiap peristiwa ya kan mbak ๐
BalasHapusAamiin, InSyaa Allah iya๐
HapusSemangat mbak...
BalasHapusMungkin hanya itu yang bisa ku ucapkan kuat, kuat, dan kuat.. Semoga Allah memberikan kebahagiaan untuk mbak dan keluarga..
Salam kenal adek.. ❤❤❤
Aamiin ya Allah, terima kasih Mbak๐
Hapus